Selamat Hari Bunda

By. Siti Chotidjah (OASE) December 22 at 9:32am Reply Report
Ibu...Aku ada pasangan hidup sendiri....

Bila senang, aku cari....pasanganku
Bila sedih, aku cari....ibu

Bila mendapat keberhasilan, aku ceritakan pada....pasanganku
Bila gagal, aku ceritakan pada....ibu

Bila bahagia, aku peluk erat....pasanganku
Bila berduka, aku peluk erat....ibuku

Bila ingin berlibur, aku bawa....pasanganku
Bila sibuk, aku antar anak ke rumah....ibu

Bila sambut valentine.. Aku beri hadiah pada pasanganku
Bila sambut hari ibu...aku cuma dapat ucapkan "Selamat Hari Ibu"

Selalu.. aku ingat pasanganku
Selalu.. ibu ingat aku

Setiap saat... aku akan telepon pasanganku
Entah kapan... aku ingin telepon ibu

Selalu...aku belikan hadiah untuk pasanganku
Entah kapan... aku ingin belikan hadiah untuk ibu
Renungkan:

"Kalau kau sudah selesai belajar dan berkerja... masih ingatkah kau pada ibu?

tidak banyak yang ibu inginkan... hanya dengan menyapa ibupun cukuplah".

Berderai air mata jika kita mendengarnya........

Tapi kalau ibu sudah tiada..........

IBUUUU...RINDU IBU.... RINDU SEKALI....
Berapa banyak yang sanggup menyuapi ibunya....
Berapa banyak yang sanggup mencuci muntah ibunya.....
Berapa banyak yang sanggup menggantikan alas tidur ibunya.....
Berapa banyak yang sanggup membersihkan najis ibunya...... .
Berapa banyak yang sanggup membuang belatung dan membersihkan luka kudis ibunya....

Berapa banyak yang sanggup berhenti kerja untuk menjaga ibunya.....

Seorang anak menemui ibunya yang sedang sibuk menyediakan makan malam di dapur lalu menghulurkan selembar kertas yang bertuliskan sesuatu. Si ibu segera melap tangannya dan menyambut kertas yang dihulurkan oleh si anak lalu membacanya. Upah membantu ibu:

1) Membantu pergi belanja : Rp 4.000,-
2) Membantu jaga adik : Rp 4.000,-
3) Membantu buang sampah : Rp 1.000,-
4) Membantu membereskan tempat tidur : Rp 2.000,-
5) Membantu siram bunga : Rp 3.000,-
6) Membantu sapu sampah : Rp 3.000,-
Jumlah : Rp 17.000,-

Selesai membaca, si ibu tersenyum memandang si anak, kemudian si ibu mengambil pensil dan menulis sesuatu di belakang kertas yang sama.

1) Biaya mengandung selama 9 bulan - GRATIS
2) Biaya tidak tidur karena menjagamu - GRATIS
3) Biaya air mata yang menitik karenamu - GRATIS
4) Biaya gelisah karena mengkhawatirkanmu - GRATIS
5) Biaya menyediakan makan, minum, pakaian, dan keperluanmu -GRATIS
Jumlah Keseluruhan Nilai Kasihku - GRATIS

Air mata si anak berlinang setelah membaca apa yang dituliskan oleh si ibu. Si anak menatap wajah ibu,memeluknya dan berkata,

"Aku Sayang Ibu". Kemudian si anak mengambil pensil dan menulis

"Telah Dibayar Lunas" ditulisnya pada muka surat yang sama...
__________________________________________________________________

        Saat membaca cerita di atas tak terasa ada cairan bening yang menyentuh pipi ini. Teringat akan banyaknya dosa aku pada Mamah dan setiap kesalahan yang kulakukan hanya kata kata bijak yang selalu keluar dari mulut seorang Mamah saat aku mengucapkan "maaf ya...Mamah, ampuni kesalahanku karena kehilafan sikap dan berbicara". Ia anakku apapun kesalahan mu pasti Mamah maafkan dan Ampuni. Jiwa yang luar biasa untuk bagi seorang Mamah memaafkan dan mengampuni setiap kesalahan  yang dilakukan oleh anaknya.
 
        MAMAH......satu kata yang artinya sangat luar biasa bagi diri ini.
Beliau sosok yang sangat inspiratif: pekerja keras dan Jarang mengeluh. Walaupun beliau menderita penyakit yang sangat sulit sembuh akibat faktor keturunan nama penyakitnya Atshma Brochiale (kronis) dan hipertensi tetapi Mamah sosok yang sangat asyik, dan selalu tertawa dengan sekeras kerasnya  bahkan terkadang membuat penyakitnya menjadi kambuh, saat melihat keanehan dan kelucuan yang di tunjukkan oleh anak-anaknya ataupun lagi bersenda gurau dengan teman-teman mamah sendiri.

Maah maafin aku karena aku tak bisa slalu menjagamu tak bisa slalu melihatmu karena bentangan lautan yang memisahkan jarak antara kita, Belum bisa bahagiakanmu dan belum bisa memberikan apa apa yang terbaik buat Mamah. Hanya doaku yang kan slalu ku panjatkan agar Mamah slalu sehat dan selau di bawah lindungan Allah SWT. Amiiin Ya..Robb.....Yang jelas sayangku dan cintaku akan slalu untuk mamah. Selamanya......

Aku sedih melihat masih banyaknya orang yang lupa dengan sosok mamah maupun bapaknya sendiri yang tak diperhatikan oleh anak-anaknya di saat anak-anaknya mulai beranjak di antara kesuksesan. Apakah mereka lupa masa kecil hingga sekolah....?? Ingatlah bahwa hanya orang tua yang slalu berada di sisi diri kita dan berkorban untuk anak-anaknya.  Mulai waktu kita lahir, belajar bicara, merangkak  sampai berjalan, sedih, susah, senang hanya orang tua yang ada di samping kita selalu.

Ya....Semoga kita slalu menjadi anak yang ingat dengan Orang tua khususnya Bunda dimanapun kita berada, Perhatian kepada mereka adalah obat kesuksesan kita dan peredam kerinduan orang tua kepada kita. Dan juga semoga kita mampu menjadi seorang Bunda yang baik dan mampu membimbing anak-anak kita  agar berguna bagi nusa dan bangsa serta agama Allah SWT . Amin Ya ..Robb....

Komentar

Postingan populer dari blog ini

"Never lazy do not ever get bored do not ever give up"

Memulai yang baru dengan si BLOG "My Curlicue"